Kematian adalah bagian dari takdir setiap makhluk hidup. Dalam pandangan Islam, menjelang kematian bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju kehidupan abadi di akhirat.
Sebagai umat Muslim, memahami tanda-tanda menjelang kematian bukan hanya untuk menambah wawasan, tetapi juga agar kita lebih siap secara spiritual dan mampu hadir bagi orang-orang terdekat yang tengah menghadapi sakaratul maut.
Berikut ini adalah tanda-tanda umum menurut pandangan Islam yang dapat muncul saat seseorang menjelang kematian:
1.Tubuh Melemah
Menjelang wafat, tubuh seseorang biasanya kehilangan tenaga. Kegiatan sederhana pun menjadi sulit dilakukan. Ini merupakan isyarat fisik bahwa tubuh mulai bersiap meninggalkan dunia.
2. Keringat di Dahi
Imam Ghozali pernah menuliskan ciri ini dalam kitabnya yang berjudul Ats-Tsabat ‘Inda al-Mamat, sebagaimana dijelaskan Abdullah Bin Buraidah dari ayahnya, rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam berkata, “ orang beriman meninggal dengan keringat pada alisnya.” (HR Tirmidzi)
3. Sorot Mata Meredup
Mata kehilangan sinarnya, tampak sayu dan tak berdaya. Kondisi ini menandakan melemahnya fungsi organ tubuh secara menyeluruh, termasuk penglihatan.
4. Kesulitan Bernapas
Napas menjadi pendek dan tersengal. Tubuh berjuang untuk mendapat oksigen yang cukup, sering kali tampak sebagai tarikan napas berat menjelang akhir.
5. Perubahan Suhu Tubuh
Tubuh bisa terasa dingin atau sangat hangat. Hal ini menunjukkan organ-organ tubuh mulai kehilangan fungsinya secara bertahap.
6. Meningkat hingga Hilangnya Nafsu Makan
tepatnya 7 hari jelang ajal menjemput, Seseorang akan mengalami nafsu makan yang sangat meningkat hingga di ujung kehidupan sering kali tidak lagi merasa lapar, nafsu makan menurun drastis, metabolisme tubuh melambat, dan kebutuhan akan asupan makanan pun hilang.
7. Bercak di Kulit
Munculnya bercak-bercak kebiruan pada kulit menandakan menurunnya sirkulasi darah, yang dikenal sebagai livor mortis.
8.Perubahan Kesadaran
Menjelang akhir, orang bisa tampak bingung, mengigau, atau tidak responsif. Ini merupakan tanda bahwa otak mulai mengalami penurunan fungsi.
9. Melihat Alam Lain
Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa orang yang hampir wafat dapat melihat hal-hal dari alam gaib — seperti malaikat, surga, atau neraka bahkan halusinasi bertemu dengan orang-orang terdekat yang telah meninggal dunia. Ini adalah pengalaman spiritual yang memperlihatkan dekatnya peralihan ke alam akhirat.
10. Ketenangan dan Kepasrahan
Banyak orang yang akan meninggal justru tampak tenang dan damai. Ketakutan berganti menjadi keikhlasan, dan hati semakin dekat dengan Allah Subhanahu Wata’ala
11. Sakaratul Maut
Inilah fase paling akhir dari kehidupan. Sakaratul maut bisa diiringi rasa sakit yang dahsyat.
Beratnya proses kematian tergambar jelas dari kisah salah satunya percakapan antara Sayyidina Umar bin Khattab dan Ka‘b.
Saat itu, Sayyidina Umar yang menjabat sebagai khalifah bertanya, “Wahai Ka‘b, ceritakan padaku tentang kematian.” Ka‘b menjawab, “Maut itu seperti pohon penuh duri yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Setiap durinya mencengkeram urat-urat tubuh, lalu semuanya ditarik dengan kuat. Maka terputuslah urat-urat itu, dan rasa sakitnya pun luar biasa.”
Dengan memahami tanda-tanda ini, kita diingatkan akan pentingnya persiapan akhir hayat — baik secara pribadi maupun dalam membantu sesama. Kematian bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, tetapi dihayati sebagai bagian dari perjalanan menuju Allah Subhanahu Wata’ala
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita, menerima amal kita, dan menggolongkan kita ke dalam barisan orang-orang yang beriman dengan kematian husnul khatimah sebagai hadiah. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin